Bila Aku dan Pena Mengikat Makna

October 4, 2008

KANGGO NU ULTAH PING 13 OKTOBER……

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 5:07 pm

Wilujeng tepang taun..
Mugia panjang punjung salalawasna
Diijabah sagala nu dipimaksad
Dipaparin kabagjaan rumah tangga dunya aherat
Hapunten….
Teu aya nu tiasa kasanggakeun
Teu aya nu tiasa dianggo tilam katineung
Mung saukur kartu iyeu nu teu aya pisan hargana….
Wilujeng……


Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)

September 28, 2008

SETIAP MANUSIA ADA SETANNYA

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 8:17 pm

Aisyah r.a berkata: Pada suatu malam, Rasulullah s.aw, keluar dari rumahku. Aku merasa cemburu kepadanya. Ketika beliau kembali dan melihat apa yang aku lakukan, beliau berkata, “Hai Aisyah, apakah engkau cemburu kepadaku?”
“Bagaimana orang seperti aku tidak cemburu kepada engkau, ya Rasulullah?” jawabku
“Mengapa begitu? Apakah setanmu telah menguasai dirimu?”
“Ya Rasulullah, apakah aku memiliki setan?”
“Benar!”
“Apakah semua orang ada setannya?”
“Benar!”
“Termasuk Rasulullah?”
“Benar. Tetapi, Allah menolongku dan setanpun mengaku kalah kepadaku.”
Rasulullah bersabda,

“Tiada seorang pun dari kalian, melainkan ia telah didampingi temannya dari jin (setan) dan dari malaikat.” Para sahabat bertanya: ‘Termasuk engkau yaa Rasulullah?’ Beliau menjawab, “Aku juga, tapi Allah azza wa jalla telah menolongku sehingga setan tidak membujukku kecuali dengan sesuatu yang benar.’ (HR MUSLIM)

Setan mengalir mengikuti aliran darah manusia, seperti dijelaskan, di dalam sabda Rasulullah saw:

“Setan mengalir di dalam tubuh anak Adam mengikuti aliran darah, dan aku khawatir bahwa setan akan menyuruh hatimu untuk berbuat kejahatan (HR BUKHARI DAN MUSLIM)

Begitu dekatnya setan kepada bani Adam, dan Allah telah mengetahui dengan pasti bahwa sekiranya bani Adam tidak dilindungi oleh Allah, maka ia akan tersesat dalam kebinasaan dan kekejaman iblis dan setan. Oleh karenanya Allah, memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa masuk kedalam benteng perlindunganNya. Apalagi ketika beribadah kepadaNya, membaca ayat-ayat –Nya dan mengagungkan asma-Nya, sebagaimana firmanNya,

“Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Al-Quran, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk (AN-NAHL 16:98)

Terlebaih lagi ketika matahari kembali ke peraduannya, maka Allah memerintahkan hambaNya agar segera berlindung didalam bentengNYa.

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar) darikejahatan (mahluk yang) Dia ciptakan , dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki, apabila dia dengki” (AL-FALAQ 1-5)

Pada suatu malam iblis dan setan bergabung untuk menyerang Rasulullah saw,. Mereka datang dari gunung-gunung, diantara mereka ada yang membawa api untuk membakar Rasulullah. Maka, Malaikat Jibril segera datang lalu berkata kepada Nabi, “Wahai Muhammad bacalah! Rasulullah bertanya, “Apa yang harus aku baca?”
Malaikat Jibril mengulangi perintahnya, “Bacalah doa ini,

“Audzu bi kalimatillahi at-tammaati min syarri ma khalaqa wa dzara’a wa bara’a, wa min syarri ma yanzilu minas sama’I wa min syarri ma ya’ruju fiha, wa min syarri fitanillaili wan-nahari, wa min syarri kulli thariqin illa thariqan yathruqu bi khairin, ya Rahmanu ( Aku berlindung kepada Allah dengan kalimat-kalimatNya yang sempurna dari kejahatan mahlukNya, yang telah diijinkan, dan dari kejahatan-kejahatan yang naik kelangit ; dari kejahatan-kejahatan yang datang pada waktu malam pada waktu siang, kecuali yang datang dengan membawa kebaikan. Ya Allah Yang Maha Pengasih.” ) (HR AHMAD)

Iblis dan setan akan mendatangi setiap bani Adam dengan membisikkan tipu dayanya di dalam hati manusia dengan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak. Diantaranya “Siapakah yang menjadikan manusia?”
Manusia pun akan menjawabnya, “Allah azza wa jalla.”
Lalu iblis dan setan akan bertanya lagi, “Siapa yang menjadikan Allah?”
Inilah perangkap mereka. Ketika di dalam hatimu tebersit pertanyaan-pertanyaan itu, maka segerelah berlindunglah kepada Allah, dan tegaskan didalam hatimu, “Aku beriman kepada Allah dan RasulNya.”
Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,

“Setan akan datang kepada salah seorang di antara kalian lalu berkata, “Siapa yang menciptakanmu?’ Ia menjawab, ‘Allah tabaraka wa ta’ala.’ Setan bertanya lagi, ‘Siapa yang menciptakan Allah?’ Apabila didalam hatimu terbersit pertanyaan seperti itu, segeralah berkata, ‘Aku beriman kepada Allah dan RasulNya, ‘Maka ucapan itu akan menyirnakan bisikan-bisikan itu.” (HR IBNU MAS’UD)

Setiap bani Adam mendapatkan dua bisikan, yaitu bisikan malaikat dan bisikan setan. Rasulullah saw, bersabda,

“Setiap anak Adam itu mendapat (dua bisikan) satu bisikan dari setan, dan satu bisikan dari malaikat. Adapun bisikan dari setan adalah bisikan yang menjanjikan segala kejahatan dan mendustakan segela kebenaran, sedangkan bisikan dari malaikat adalah bisikan yang menjanjikan segala kebaikan dan mengakui segela kebenaran. Barang siapa yang mendapatkan bisikan dari malaikat, maka panjatkanlah puji syukur kepada Allah, karena bisikan itu datang dari Allah swt. (Tetapi), barangsiapa mendapatkan bisikan setan (berupa kecenderungan hati kepada kejahatan) hendaklah kamu berlindung kepada Allah. ‘Kemudian beliau membaca firman Allah. ‘Setan menjanjikan (menakuti-nakuti) kemiskinan kepada mu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karuniaNya padamu,” (AL-BAQARAH 2:268.” (hr ibnu mas’ud)

Dari sabda Rasulullah dan firman Allah tersebut, dapat kita pahami bahwa setiap lintasan kehendak manusia yang cenderung kepada hal-hal yang bertentangan dengan perintah Allah, misalnya Allah memerintahkan hambaNya agar saling belas-kasih, saling menyayangi, saling menolong dalam kebenaran dan kebaikan, tapi terdapat kehendak yang berlawanan dalam hati kita, misalnya hati cenderung kikir, kurang simpatik, suka membenci, cenderung bersifat acuh-tak acuh atau masa bodoh terhadap kebaikan dan kebenaran, maka hal yang seperti merupakan dua bisikan yang dihayati oleh manusia, yaitu bisikan malaikat yang merupakan jalan sesat yang diembuskan setan ke dalam hati manusia.

Ketika seorang hamba merasakan bisikan malaikat, yaitu berupa kehendak hati yang memerintahkan kepada seluruh komponen tubuh untuk melakukan kebenaran dan kebaikan menurut ukuran syariat, maka Allah memerintahkan kita agar memanjatkan puji syukur kepada Allah, antara lain dengan mengucapkan,

“Subhanallah wal-hamdulillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar (Mahasuci Allah, dan segala puji hanya bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar).”

Ketika seorang hamba merasakan bisikan setan, yaitu berupa kehendak hati yang memperlihatkan rasa kecenderungan hawa nafsu membenarkan atau menginginkan untuk melakukan sesuatu perilaku yang tidak terpuji, sperti kikir, iri hati, dengki, acuh tak acuh, keinginan mendekati dan melakukan zina, menindas sesama, berlaku semena-mena kepada orang lain, maka ketika kita merasakan bisikan yang seperti itu, segeralah berlindung kepada Allah dengan membaca,

“A’udzu billahi minasy-syaithanirrajim, la haula wa la quwwata illa billahil-‘aliyyil-‘azhim (Aku berlindung kepada Allah dari tipu daya setan yang terkutuk. Tidak adaa kekauatan bagi hamba sedikit pun kecualai kekuatan dari Allah yang Mahatinggi dan Mahaagung).

Ada suatu kisah dalam suatu dialog antara guru dan murid di kalangan ulama salaf. Sang guru bertanya kepada muridnya, “Jika engkau berlalu di tengah-tengah gerombolan kambing yang sedang digembalakan tuannya, lalu anjing yang membantu penggembala mengonggongmu, atau menghalangimu untuk tidak melintas, bahkan mengejarmu hingga anjing itu merasa aman dari dirimu, apa yang harus engkau lakukan?”

“Saya akan mencoba untuk menghalau anjing semampu saya dan mengelaknya,” jawab si murid.
“Cara yang kamu tempuh itu akan memakan waktu yang lama karena anjing-anjing itu tetap akan memburumu hingga engkau jauh dari kambing-kambing itu. Padahal, jalan pintas yang seharusnya engaku lalui hanyalah di tengah gerombolan kambing itu. Mengapa engkau tidak meminta bantuan kepada penggembala kambing itu untuk menghalau anjing-anjingnya.agar engkau dapat melintasi jalan itu?” tegas sang guru.

“Saya akan menentangnya.: jawab si murid.
“Jika setan dan iblis datang lagi?”
“Saya akan tetap menentangnya.”
“Iblis dan setan akan tetap datang lagi.”
“Aku akan terus menentangnya.”
“Cara yang seperti itu akan memakan waktu yang panjang dan tidak akan ada habisnya. Mintalah perlindungan kepada Allah yang menciptakan iblis dan setan itu, niscaya dirimu akan dilindungiNya. Hanya Allah yang dapat melindungi Nya dari tipu daya setan dan iblis karena musuhmu itu sangat tangguh. Tanpa perlindungan Nya tidak seorangpun dapat lepas dari cengkraman mereka.” Demikian sang guru.
Syeh Abdul Faraj memberikan gambaran kepada kita. Beliau membuat perumpamaan, bagaimana perilaku iblis dan setan kepada oarang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang lalai penuh dosa. Bagi setan dan iblis, dosa bagikan roti, sedangkan iblis dan setan bagaikan anjing yang kelaparan. Bagi setan dan iblis, orang yang lalai beribadah dan gemar melakukan dosa laksana orang yang sedang duduk dan menggenggam banyak roti, kemudian anjing yang sedang kelaparan datang mengampirinya. Ketika anjing itu melihat roti digenggam orang tersebut, maka anjing itu mengonggong dan terus mengejar orang itu, meskipun berkali-kali orang itu menghalaunya.
Sementara ditangan orang-orang yang bertaqwa, tidak ada roti sedikitpun. Maka ketika anjing itu datang menghampiri dengan mudah mereka menghalaunya. Begitulah perumpamaan orang-orang yang bertaqwa. Jika setan dan iblis datang menghampirinya, mereka akan dengan mudah untuk menghalaunya, yaitu dengan zikrullah.

September 22, 2008

SELAMAT HARI RAYA IED FITR MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 10:30 am

Untuk semua pengunjung blogku, untuk teman2 mayaku, untuk sahabat2ku, aku mau mengucapkan:


Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)

September 3, 2008

BUKTI CINTA KEPADA RAKYAT

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 11:41 am

bahan makanan
Artikel atau cerita ini di ambil dari kumpulan cerpen yang judulnya “DIATAS SAJADAH CINTA” Karangan Habiburrahman El Shirazy.
Semoga cerita ini dibaca oleh para pemimpin yang mengerti bahasa melayu (Indonesia)

BUKTI CINTA KEPADA RAKYAT

Suatu malam Khalifah Umar bin Khattab r.a, keluar untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia disertai seorang pembantunya. Mereka berdua berjalan di lorong-lorong kota Madinah. Di kejauhan Umar melihat nyala api. “Aku melihat ada yang kedinginan. Ayo kita kesana” kata Umar pada pembantunya.
Umar dan pembantunya bergegas menuju ke tempat api itu menyala. Umar dan pembantunya mendekat. Mereka menemukan seorang wanita dan anak-anaknya yang masih kecil. Anak-anak itu mengeluh kelaparan.
“Aku lapar ummi, aku ingin makan ummi….sudah dua hari aku belum makan dan udaranya dingin sekali. Perutku perih.” Kata seorang anak.
“Kau dan adik-adikmu tunggulah sebentar sampai makanannya masak!” kata sang ibu menenangkan.
“Kami sudah menunggu sejak sore tadi, kenapa belum masak-masak juga, ummi? Sampai kapan kami harus menunggu ummi?” sahut anak yang satunya.
Ibunya diam saja. Saat itu Umar mendekat dan mengucapkan salam, “Assalamualaikum!”
“Waalaikumssalam,” jawab sang ibu.
“Apakah aku boleh mendekat?” tanya Umar.
“Mendekatlah jika kamu membawa kebaikan. Jika tidak, pergilah!”
“Apa yang sedang terjadi disini?”
“Kami sudah dua hari tidak makan. Kami kedinginan dan kelaparan!”
Umar lalu mengamati anak-anak yang menangis di sekeliling periuk. Umar bertanya,
“Kenapa mereka menangis?”
“Kelaparan dan kedinginan.”
“Lalu apa yang ada di dalam periuk?”
“Air. Agar mereka diam dan tertidur.”
“Apa kau tidak memberi tahu pada Khalifah Umar?”
“Seharusnya dialah yang harus tahu keadaan kami. Dia punya kuda dan ribuan pegawai dan tentara. Dia seharusnya tidak boleh tidur nyenyak dirumahnya sementara ada rakyatnya seperti kami yang kelaparan dan kedinginan.”
Mendengar perkataan wanita itu, hati Umar sangat pedih. Wanita itu tidak tahu sama sekali kalau yang ada dihadapannya adalah Khalifah Umar. Dengan cepat Umar langsung pergi mengajak pembantunya ke gudang penyimpanan gandum. Umar mengambil satu karung gandum.
Umar berkata, “Ayo naikkan ke pundakku!”
Si pembantu mencegah dan berkata, “Jangan Khalifah, biarlah saya saja yang memanggulnya!”
Mendengar perkataan pembantunya itu Umar malah marah dan menghardik, Apakah kamu juga akan memanggul dosaku di hari Kiamat kelak!”
Sang pembantu diam tak bisa menjawab. Ia lalu menaikkan satu karung gandum itu ke pundak Umar. Lalu Umar juga menenteng beberapa liter minyak samin. Dengan tergesa Umar berjalan menuju rumah wanita itu. Ia tidak peduli dengan beratnya beban dan dinginnya malam. Begitu sampai, api yang menggodok periuk itu hampir padam. Anak-anak yang menangis sudah tertidur. Umar meletakkan karung berisi gandum itu ke tanah. Juga minyak samin yang di tentengnya.
Ia lalu memasukkan beberapa kayu bakar dan meniupnya sampai api itu membesar kembali. Lalu mengambil gandum dengan kedua tangannya dan memasukkan ke dalam periuk. Begitu mendidih Umar mengaduknya sampai matang. Ia berkata pada wanita itu,
“Sekarang bangunkan anak-anakmu untuk makan.”
Anak-anak yang kelaparan itu lalu bangun dan makan dengan lahapnya. Setelah itu mereka bermain-main lalu tertidur kembali dengan nyenyaknya.
Wanita itu berkata, “JAZAKALLAH KHAIRA, semoga Allah membalasmu dengan pahala yang berlipat ganda!”
Sebelum pergi Umar berpesan, “Besok datanglah kau ke tempat Khalifah Umar bin Khattab ra, beliau akan memberikan hakmu sebagai penerima santunan negara!”
Pagi harinya wanita itu berangkat ke tengah kota Madinah untuk menemui Khalifah Umar bin Khattab ra. Dan alangkah terkejutnya ketika ia tahu bahwa Khalifah Umar adalah orang yang memanggulkan dan memasakkan roti gandum tadi malam.

August 29, 2008

KUBANGGA MENCINTAIMU

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 7:05 am


by Stinky ( 358 views)

Ada yang memang harus kukatakan padamu
Mungkin akan terasa menusuk di hatimu
Semata ku tak ingin
Waktumu kan percuma

Kar’na aku tak pantas
Menjadi pendampingmu
Kau harus dapatkan yang lebih
Terbaik dariku

Maafkan aku…
Bahwasanya aku
Kubangga bisa mencintai dirimu
Dan bila akhirnya ku harus tegar

Melepas dirimu
Bahwasanya aku
Kubangga bisa menjadi kenangan
Meskipun ternyata dirimu
Bukan untukku

Apa yang kukatakan bukan suatu alasan
Tapi jujur adanya
Yang lama kupikirkan

August 28, 2008

GELITIK HATI MENYAMBUT RAMADHAN

Filed under: Gelitik Hati - niskalawastukancana @ 10:32 am

bedug

Sebelum hidup berakhir
Sebelum cahaya hidayah Ramadhan padam
Sebelum pintu tobat tertutup
Dan sebelum ajal datang menjemput

Saya mohon maaf lahir dan bathin
Dari…………..
Kehilafan dalam ketikan…..
Candaan dalam gaya bahasa….
Tabir penghalang yang mengaburkan….
Ketidak jelasan jati diri yang asli….

Semoga dalam bulan Ramadhan yang suci
Diahiri dengan eidul fitri…….
Saudara Saudari yang saya hormati….
Maafkanlah segala kesalahan2 saya yang telah kita lalui….
Selama kita berchatting ria melalui dunia maya ini.

“SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA SEMOGA PUASA KITA DI TERIMA DI SISI ALLAH”
AMIINNNNN.

August 19, 2008

BARAKATAK ALIAS …….HA….HA…..HA….HA….

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 4:49 am

ketawaa seperti kucing
Artikel ini saya dapat dari teman saya, karena lucu saya tertarik untuk di postkan di blog saya, marilah kita ketawa sambil membaca surat ini. Surat ini di tulis dalam bahasa Inggris dengan gaya bahasa Indonesia. Dari mbak Sum yang punya pacar bule.

Isi suratnya sebagai berikut:

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(Hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I WANT TO CUT CONNECTION US
(SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA)

I have think this very cook cook
(Saya telah memikirkan hal ini masak-masak)

I know my love only clap half hand
(Saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(Sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur dI kota dengan mata kepala saya sendiri)

You always ask apology back back times
(Kamu selalu minta maaf berulang-ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(Matamu mencucurkan airmata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(Kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(Teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(Sekarang saya tahu kamu benar-benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(Jadi, saya putuskan hubungan dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(Saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)

But I still will not go far far from here
(Namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don’t want you play play with my liver
(Saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(Saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)

I don’t want to sick my liver for two times
(Saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie!
(Selamat jalan, Robbie!)

Girl friend of your liver
(Kekasih hatimu)

HA…..HA…….HA…….HA…….HA……

August 11, 2008

MENYAMBUT BULAN RAMADHAN 2008

Filed under: Renungan - niskalawastukancana @ 11:01 pm

setan pergi ramadhan datang
Alhamdulillah kita memasuki bulan syaban, insyaAllah sebentar lagi bulan ramadhan. Kemajuan technology, seperti adanya computer ini, adanya internet adanya email dan web blog, kalau kita pergunakan untuk saling berbagi ilmu, saling menasehati dan saling silaturahmi sesama muslim, insyaAllah kita bisa mengambil manfaatnya. Ini saya menerima email lagi dari temen saya, marilah kita baca dan simak artikel di bawah ini sekedar berbagi ilmu dan untuk menyambut bulan yang mulia yang penuh rahmah ini yaitu bulan Ramadhan.

Mari kita baca ber-sama2 mudah2an kita semua dapat mengambil dan melaksanakannya ilmu dari artikel dibawah ini:

Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan” :

1. Berdoa agar Allah swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)

2. Pujilah Allah swt. karena Ramadhan telah diberikan kembali kepada kita. Imam An Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata: ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah swt. kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan.

3. Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

4. Rencanakan agenda kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat, karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah swt.

5. Kuatkan azam, bulatkan tekad untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah swt., maka Allah swt. akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” Muhamad:21.

6. Pahami fiqh Ramadhan. Setiap mukmin wajib hukumnya beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan datang agar amaliyah Ramadhan kita benar dan diterima oleh Allah swt. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.” Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Kondisikan qalbu dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs –pemberishan jiwa-. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental, dan jiwa kita siap untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah swt. di bulan Ramadhan.

8. Tinggalkan dosa dan maksiat. Isi Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Lembaran baru kepada Allah, dengan taubat yang sebenarnya taubatan nashuha. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” An-Nur:31. Lembaran baru kepada Muhammad saw., dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan melanjutkan risalah dakwahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahim. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, “Manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Semoga Allah swt. memanjangkan umur kita sehingga berjumpa dengan Ramadhan. Dan selamat meraih kebaikan-kebaikannya. Amin ya Rabbana. Allahu a’lam (io)

August 8, 2008

MAAFKAN DAKU BILA MENCINTAIMU

Filed under: Gelitik Hati - niskalawastukancana @ 4:43 am

love heart

Maafkan Daku Bila Mencintaimu
Vocal: Dewi Yull

Dari dahulu hanya ada kau di hatiku
Meski ku tahu tak dapat untuk bersamamu
Batas yang pernah ada kini tak sama
Tak dapat kupendam rasa rindu selamanya
Maafkan aku bila mencintamu

Alur kehidupan ini tak ada yang tahu
Aku pun tak pernah dapat tuk mengerti
Harusnya dulu aku katakan padamu
Maafkan aku bila mencintaimu

Maafkan aku, maafkan aku
Tak kuasa ku menahan rindu yang dulu
Maafkan aku bila mencintaimu

Maafkan aku bila mencintaimu

August 6, 2008

BUDAK SAHA

Filed under: Uncategorized - niskalawastukancana @ 9:30 pm

Sigana kiyeu nasib2 barudak nu di panti asuhan, alatan kasalahan indung bapakna…Wallahu Alam….
Lagu BUDAK SAHA nu dinyanyikeun ku Wina Juliana


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph

10-30am LiveCounter CUSTOM MENU code